Sabina Undangan: Cara Berbisnis Blangko Undangan ( Untuk Pemula )

17.28

Cara Berbisnis Blangko Undangan ( Untuk Pemula )

Berbicara tentang bisnis blangko undangan yang dijalankan Sabina Pusat Blangko Undangan ini, tidak bisa dilepaskan dari pernikahan/perkawinan. Bisnis ini memang dibutuhkan untuk mensupport kebutuhan dari pernikahan/perkawinan. Sama halnya seperti fotografi, catering, souvenir, dekorasi dan lain sebagainya.

Semua bisnis tidak bisa terlepas dari yang namanya resiko. Entah resiko kerugian, entah resiko tidak dipercaya orang, entah resiko di fitnah orang, apapun itu selalu ada.
Sebelum redaksi Sabina share cara berbisnis blangko kepada pembaca, ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam berbisnis, yaitu fokus dan konsisten. Jangan pernah terbuai dengan bisnis orang lain yang “katanya” lebih cepat menghasilkan. Semua bisnis butuh proses. Semua bisnis butuh pondasi untuk menjadi kuat dan besar. Dan terkadang, punya modal besar pun bukan jaminan, bisnis itu akan sukses di masa depannya.
..

Di Sabina Pusat Blangko Undangan ada beberapa pilihan untuk menjadi Partner Sabina, yaitu Reseller, Agen dan Distributor. Sebenarnya ke 3 pilihan itu adalah fase-fase belajar yang sudah diurutkan.

Reseller
Disarankan bagi pemula untuk memulainya dari fase ini. Dari fase ini, seller di tuntut untuk belajar menemukan marketnya dulu tanpa harus beli / stok barang. Tidak perlu jauh-jauh untuk menemukan market, bisa dari lingkungan sekitar. Yang perlu diingat adalah bahwa pernikahan itu menjadi kebutuhan yang berkelanjutan, artinya kebutuhan ini tidak ada matinya. Dan itu berarti, semua orang bisa diprospek. Di fase ini reseller jangan menjual dalam bentuk blangko kosong, tapi dalam bentuk undangan jadi.

Agen
Setelah di fase sebelumnya sukses dilewati dan sudah menemukan marketnya. Partner Sabina harus segera naik kelas menjadi Agen ketika indikatornya adalah order semakin banyak. Kenapa harus menjadi Agen? Diskon lebih besar pastinya dari Reseller dan di fase Agen ini, Partner Sabina sudah memahami situasi market yang ditemukannya. Salah satunya adalah paham produk-produk mana saja yang laris manis di marketnya. Di fase ini, Partner Sabina memungkinkan menjual produk dalam bentuk blangko kosong maupun undangan jadi. Ketika Agen menjual produk dalam bentuk blangko kosong, berarti secara tidak langsung, Agen tersebut sudah mempunyai reseller untuk bisnisnya.

Distributor
Tahapan ini adalah yang tertinggi di bisnis ini. Distributor secara tidak langsung menjadi depo-depo bagi Sabina Pusat Blangko Undangan. Sehingga reseller dan agen yang berada di dekat daerah Distributor berada, tidak perlu belanja lagi jauh-jauh ke Sabina, bisa langsung ke Distributor untuk menghemat ongkir dan waktu. Distributor ini bisa menjual dalam bentuk blangko kosong dan undangan jadi.
 ..

Nah itu tadi share cara berbisnis blangko undangan bagi pemula. Alat – alat yang dibutuhkan pun juga tidak rumit. Untuk kebutuhan marketing bisa menggunakan media social seperti facebook, instagram, path dan lain-lain., sedangkan untuk kebutuhan produksi membutuhkan laptop dan printer.

 
Catatan
Bisnis ini akan menjadi bisnis yang sesuai pikiran kita, jika kita menganggap bisnis ini mudah, semua akan dimudahkan. Namun apabila bisnis ini dianggap rumit, yang ada jalannya pasti akan berkelok-kelok. Selalu menjaga pikiran kita dengan hal-hal yang positif. Bisnis ini hanya butuh konsistensi dan fokus. Ketika bisnis ini dijadikan sambilan, hasilnya pun juga hanya akan jadi sambilan saja.

Apapun itu, berdoa sebelum melangkah. GoodLuck!

You Might Also Like

0 komentar